Dari Kontan.co.id
Stimulus yang berjumlah 27 Trilyun akan membuka lapangan kerja baru s/d 3 jt, tapi area mana dan dimana,can we grab it? ......
JAKARTA. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Erman Soeparno mengatakan, pemerintah optimis program pemberian stimulus fiskal dapat menyerap banyak tenaga kerja.
Lewat pelaksanaan program stimulus fiskal pula diharapkan mampu menyerap tenaga kerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). "Stimulus fiskal akan menambah penyerapan tenaga kerja. Karena itu saya prediksi 2009 akan ada penyerapan tenaga kerja 2,6 juta orang sampai 3 juta orang," ujar Erman, Selasa (21/1).
Menurutnya, penyerapan tenaga kerja pada tahun ini bakal jauh lebih besar dibanding tahun lalu. Dimana pada 2008 penyerapan tenaga kerja hanya sebanyak 2,2 juta orang.
Menurut Erman, bila industri yang sedianya gulung tikar karena dampak krisis keuangan global dapat di bantu maka program pemerintah dalam memangkas jumlah pengangguran dapat berjalan baik. Dimana jumlah pengangguran saat ini 8,39% atau 9,39 juta orang.
Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi mengatakan, program pemberian stimulus fiskal tidak cukup untuk menyukseskan program penyerapan tenaga kerja. "Stimulus fiskal memang baik tapi sebaiknya pemerintah juga harus mendorong konsumsi masyarakat dan menghilangkan ekonomi biaya tinggi," ujar dia.
Makanya, sambung Sofjan, bila kedua hal ini belum dibenahi oleh pemerintah termasuk pemerintah daerah maka penyerapan tenaga kerja pada 2009 tidak bakal berjalan baik.
Thursday, January 22, 2009
Stimulus Fiskal Bisa Sedot Jutaan Tenaga Kerja
Monday, January 19, 2009
Kritik atas Israel (eraMuslim.com)
Richard Falks, seorang kritikus Israel dan Reporter Khusus PBB, mengatakan bahwa Israel sudah kalah dalam perang, dan hancurnya legitimasi. Apa maksudnya?
Jawabannya ada dalam demonstrasi yang terserak di seluruh dunia. Bagi semua orang, agresi berdarah Israel atas Jalur Gaza telah menghancurkan semua kehormatan bangsa Yahudi dan nama baiknya (jika masih ada). Sebagian besar aksi demonstrasi selalu membawa banner besar yang berisi kata-kata yang membandingkan Israel dengan Nazi Jerman. Pembantaian warga Gaza hanya menambahkan wajah kejahatan bagi Israel yang telah menorehkan sejarah kematian di Deir Yassin, Lebanon, dan wilayah Arab lainnya.
Ari Avnery, seorang Israel yang terus-menerus mengkritik pemerintahannya, pekan ini ia menulis, "Apa yang akan diingat oleh dunia akan peristiwa ini adalah wajah monster Israel yang haus darah. Ini niscaya akan memberikan konsekuensi jangka panjang bagi orang-orang Yahudi. Pada akhirnya, agresi ini adalah kejahatan kepada kita sendiri, kejahatan terhadap negara Israel!"
Seorang Israeli lainnya, Avi Shalim, Profesor Hubungan Internasional di Universitas Oxford mengatakan bahwa ia percaya Israel telah menjelma menjadi negara biadab. "Sebuah negara biadab selalu melawan hukum internasional, menguasai senjata penghancur massal, dan melakukan terorisme, untuk semua tujuan politis. Israel memenuhi semua kriteria ini."
Seorang rabbi Yahudi yang tinggal di Amerika, Michael Lerner, editor di majalah Tikkun, menulis, "Semua ini membuat saya patah arang. Israel benar-benar bodoh. Sebagai seorang Yahudi yang relijius, saya melihat apa yang dilakukan oleh pemerintah Israel betapa begitu mudahnya mengubah nilai-nilai Judaisme menjadi pesan kebencian."
Barangkali, kecaman orang Israel terhadap Israel yang paling kejam datang dari Profesor Ilan Pappe, pengarang buku The Ethnic Cleansing of Palestine. "Zionisme adalah sebuah idelogi yang memakai pembunuhan etnik, pendudukan, dan sekarang pembantaian massal. Apa yang dihasilkan oleh Israel di Jalur Gaza bukan saja mengutuk atas apa yang dilakukan Israel tapi juga menghilangkan semua nilai ideologi Yahudi."
Zionisme, Pappe berdalih, telah diangkat menjadi sebuah 'ideologi rasis dan hegemonik. Ini, tentu saja, bukan berita baru buat orang Palestina, ataupun pada bangsa Arab dan Muslim lainnya. "Mudah-mudahan," ujar Pappe, "suara kecaman dari seluruh dunia akan mengubah Israel bahwa ideologi ini dan semua yang telah dilakukannya merupakan suatu hal yang tidak bisa lagi ditoleransi dan tak bisa diterima. Israel akan diboikot dan terjerat sanksi."
Apa yang dikatakan oleh orang-orang Israel ini menyiratkan bahwa Israel telah menderita kekalahan dalam perang legitimasi. Dengan mengubah Gaza menjadi reruntuhan, meneror dan membantai warganya, bukan saja hanya merusak citra Israel tapi juga memperlihatkan moral dan politik Israel yang rendahan.
Pertanyaannya; mengapa Israel melakukan hal ini? Israel boleh saja mengklaim mengalami trauma masa lalu yang akut, namun perbuatan mereka kali ini sangat menganggu dan amoral. Israel benar-benar gila dan terlalu berlebihan dalam menderita paranoid akan keamanan mereka.
Sejak tahun 1948, lebih tepat sejak Deklarasi Balfour Inggris tahun 1917, para pemimpin Israel selalu mempersempit Palestina, dan mereka ketakutan akan proyek mereka ini. Yang menggelikan, Israel selalu bersikap bahwa tak ada ide dua negara dalam sejarah Palestina; Israel menghendaki semua wilayah Palestina. Sebagian pemimpin Israel, seperti Itzhak Rabin, membicarakan perdamaian, namun tak ada satupun realisasinya. Siapapun partai yang berkuasa di Israel, baik Partai Buruh, Likud atau yang sekarang, Kadima, sama sekali tak ada perbedaan.
Sekarang, perang Gaza telah menenggelamkan semua harapan orang Yahudi akan adanya dua negara. Apa gerangan sekarang yang bisa menjadi alternatif? Jelas sekali, mereka ingin menimpakan semua kesalahan kepada Mesir yang tak mau membuka perbatasan Rafah. Ariel Sharon, mantan Perdana Menteri, menarik semua kaum Yahudi dari Gaza pada tahun 2008 untuk konsentrasi di Tepi Barat. Ide ini masih terus ada sekarang. Sekarang, para Yahudi Tepi Barat telah menjadi banyak dan mereka menginginkan lebih banyak lagi tanah Palestina.
Bisakan Barack Obama menghentikan kecenderungan ini? Hillary Clinton, calon Sekretaris Negara telah mengatakan bahwa visi dua negara antara Israel dan Palestina tidak begitu saja diabaikan. Kita sudah mendengar ini sebelumnya. Tapi Hillary menegaskan bahwa AS tetap akan memberantas Hamas, dan ini menjadi kesalahan pertama pemerintahan AS yang baru yang belum lagi memulai kinerjanya. Bagaimana AS mengharapkan kombinasi dua negara dalam satu wilayah sementara AS tak mau mendengarkan satu pihak lainnya?
Ratusan Ribu Veteran Perang Irak-Afghanistan Jadi (EraMulsim.com) Gelandangan
Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya, ungkapan ini tidak berlaku di Amerika karena pemerintah AS ternyata tidak memberikan jaminan kesejahteraan bagi ratusan ribu veteran perangnya yang kembali dari medan perang di Irak dan Afghanistan.
Aaron Glantz, wartawan yang memfokuskan liputannya pada nasib para veterang perang AS yang pernah bertugas di Irak dan Afghanistan mengungkapkan, saat ini ada sekitar 200.000 veteran perang Irak dan Afghanistan yang menjadi gelandangan.
"Setiap malam, 200.000 orang yang pernah mengenakan seragam dan mengabdi pada negeri ini tidur di jalan-jalan karena tidak punya rumah," kata Glantz.
Ia melanjutkan, "Coba bayangkan, Anda pulang dari Irak dalam kondisi mengalami stress pasca trauma, mengalami luka mental, mengalami gangguan otak atau mengalami kerusakan otak secara fisik akibat terkena ledakan bom yang dipasang di jalan. Tapi hal pertama yang Anda lakukan ketika pulang, harus mengisi formulir sebanyak 26 halaman untuk menjelaskan bagaimana Anda bisa terluka, apakah Anda mendapatkan surat keterangan pendukung dari rekan ada di medan perang dan dari para komandan Anda."
Menurut Glantz, tentara-tentara AS yang pernah bertuga di Irak dan Afghanistan dan mengalami apa yang disebut post-traumatic stress disorder (PTSD) harus bisa memastikan bahwa luka dan trauma yang dialaminya memang karena perang, bukan karena kecelakaan biasa lainnya.
Glantz mengatakan, bukan hanya para veteran perang Irak dan Afghanistan yang sulit mendapatkan kompensasi dan jaminan kesehatan, hal serupa juga dialami para veteran Perang Teluk yang terjadi tahun 1991 lalu. Pihak berwenang di AS malah dengan entengnya mengatakan bahwa apa yang disebut sindrom Perak Teluk yang dialami para tentara AS dinyatakan tidak ada dan tidak terdiagnosis.
Glantz mengecam pemerintahan Bush sebagai orang yang telah mengobarkan perang di Irak dan Afghanistan , tapi menelantarkan nasih tentara-tentaranya. "Kita tidak bisa melupakan 1,8 juta veteran perang Irak dan Afghanistan yang baru kembali ke tengah masyarakat. Jika kita tidak ditangani sekarang, AS akan melihat makin meningkatnya statistik jumlah tentaranya yang stress, mengalami gangguan mental dan akhirnya bunuh diri," tukas Glantz.
Selain 200.000 veteran perang Irak dan Afghanistan yang menjadi gelandangan, Glantz mengatakan bahwa ada sekitar 300.000 veterang perang di AS yang mengalami gejala PTSD
Wednesday, January 07, 2009
Maju terus...
Maunya maju terus, aman damai... eeh Israel gila bikin ulah gila...
Harapan..cepatlah damai....
dalam negeri kacau balau juga. Sarijaya dan Dinar securitas dapat temuan heboh saat audit Bapepam. Blingsatan yang harusnya awal tahun naik(January effect, padahal Des 08 udah gak ada windows dressing..hiks..hiks..hiks).
Entah mau apalagi... mingkin perlu segera banting setir ke dunia inves langsung ya..
Saturday, December 06, 2008
Krisis ini berapa lama, melanda USA?
Tulisan ini siambil dari Yahoo Finance 6 Desember 08.
Krisis ekonomi USA mulai dari Desember 07, begitu pengakuan lembaga National Bureau of Economic Research (NBER).
Pertanyaannya berapa lama dan dalam akibat krisis ini. angka pengangguran mencapai 6.7% angka terakhir.
Prediksi mereka akan mencapai sekitar 2 digit atau belasan dan berlangsung sampai pertengahan 2009. perbandingan paling jelek dengan 'Great Recession" yang angka pengangguran mencapai 25% dan berlangsung 43 bulan.
Resesi kali ini sudah 12 bulan. Situasi sekarang tidak lebih buruk dibandingkan dengan 1929 tersebut.
Biasanya krisis yang menyebabkan pengangguran di USA sampai belasan persen berlangsung selama 16 bulan.
Demikian silahkan simak, mudah-mudahan tidak memberikan imbas terlalu lama untuk negara ini dan ekspor ke Amrik dan negara tujuan lainnya bisa tumbuh lagi. Amiienn
Friday, November 28, 2008
Analisis Ekonomi di koran-tabloid-web
Koq isinya gak enak dibaca ya, suram muram. Berilah secercah harapan pak(jangan yang kosong alias gombal abal-abal!).
PHK mulai terjadi di mana-mana around this small world (akibat teknologi juga, tapi masak balik ke zaman batu!).
Kredit muacet mulai mengrogoti bank lagi akibat NFL (bukan liga olah raga nih, Non performing loan) naik, karena kreditur gagal bayar di sejumlah perusahaan lokal (agresif teuing tah, konservatif aja bro, ingat only paranoid survive! kata situs bhineka.com dulu).
Expansi/buka usaha seret karena modal dari minjem di bank dibatasi, bunganya naik pohon kelapa.
Prediksi pertumbuhan turun semua, raksasa ekonomi ambruk, akibatnya peribahasa 'sepandai-pandai tupai melompat pasti akan jatuh juga' diganti jadi 'segede-gede raksasa ekonomi maju pasti akan jatuh juga'. Dulu waktu Asia Tenggara krismon mereka ongkang-ongkang sok jagoan ngasih nasihat (gak free lagi) sekarang semua amburadul mau minta tolong sama negara kaya minyak kali? Amrik, EU, Jepang limbung kaya burisawa kena tombak!.
rakyat mah disuruh nyari makan sendiri-sendiri, mau makan syukur kagak dibiarin, ya pemerintah cuma memberikan kebijakan, bijak di sana picek di sini! Semi sosialis gak mau, pakai syariah jalan ditempat. gak maju..maju! maju dikit krismon, keris patih, kris dayanti, krisna mukti, yah salah, deh!.
Pupuk susah, minyak/gas susah dan mahal! sampai petani sekarang ini selain membajak sawah juga membajak truk yang bawa pupuk! Antri minyak gas biasa! Padi perlu pupuk pak, makan perlu dimasak! mau makan internet? apa bisa? punya duit gak ada yang bisa dibeli kayak tahun 1960-an?
Sunday, November 23, 2008
Obama dan kebangkitan ekonomi
Dari kantor berita ANTARA online;
Presiden-terpilih Amerika Serikat Barack Obama Sabtu mengumumkan, bahwa dia telah memerintahkan kepada para penasehat ekonominya untuk membentuk rencana pemulihan ekonomi dengan mencetak 2,5 juta kerja baru dalam tempo dua tahun mendatang.
"Kami akan menggarapnya secara terinci dalam pekan-pekan mendatang, namun rencana itu akan diwujudkan dalam dua tahun depan, yakni upaya seluruh negeri bagi loncatan baru untuk mencetak lapangan kerja di Amerika dan meletakkan dasar bagi pertumbuhan ekonomi yang kuat," kata Obama dalam pidato radio mingguannya.
Dia mengatakan bahwa upaya tersebut akan menghasilkan 2,5 lapangan kerja baru pada Januari 2011 dan meletakkan dasar bagi kebangkitan kembali ekonomi negara.
P/S tolong contoh dong pak SBY, buka lowongan kerja massal jangan ribut subsidi BBM tekor PLN tekor, pertamina kalah sama asing.
Saturday, November 22, 2008
Global Recession
Siapa yang masih memungkiri resesi 2008 ini belum terasa? Mungkin yang tingal di pelosok pedesaan (maaf bukan menghina, hanya kira-kira, karena belum tanya-tanya)
Gambaran paling sederhana di lingkungan kerja sepinya jalanan yang biasannya di kawasan Gunung Putri Bogor macet mau pagi atau sore kecuali hari libur. Sehabis lebaran masih ramai sering macet tapi begitu bulan November ini begitu lancar, banyak sesama karyawan bersyukur jalanan lancar dan dapat tepat waktu datang ke kantor dan pulang masih sore bisa JJS. Namun ternyata di balik itu perusahaan garmen banyak yang tutup atau hanya sekitar kurang dari setengahnya karyawati yang kelihatan masuk pada pagi hari dan sedit sekali yang pulang jam 4 sore.
Jika menyimak berita di belahan benua lain Eropa atau Amrik yang sektor paling terpukul adalah otomotif, CMIIW ya. (tentu kalau bank/finance perumahan babak belur dari awal tahun). Mercedes, Ford, Toyota dll mengurangi produksi karena berkurangnya permintaan bahkan General motor sudah menutup beberapa pabriknya untuk sementara, Cina sudah puluhan ribu karyawan di rumahkan, bahkan di Jateng jumlah PHK sudah mencapai ribuan.
Sektor kredit perbankan di Indonesia menurun drastis, coba saja ajukan kredit pasti sulit (hampir tanpa kecuali). Perumahan juga meurun karena KPR bunganya naik.
Di perusahaan kami mengais rejekipun penjualan sudah berkurang setengahnya.
Kelihatannya pesimistis ya…
Seperti krisis sebelumnya waktu itu banyak sekali karyawan yang terkena PHK (bahkan yang tidak) memulai wirausaha, hal ini masih berlaku kapan saja tanpa perlu krisis hanya saja perlu memilih dan memilah sesuai minat, tekun dan berusaha keras tentu akan membuahkan hasil, mulai hanya untuk bertahan hidup sampai malah jadi pengusaha (entrepreneur bahasa gayanya). Tahun 1999 banyak yang banting setir menjadi pengusaha café tenda begitu menjamur sampai sekarang masih banyak yang tetap berusaha café tenda alias warung tenda ini, ada yang meningkat pindah ke ruko sederhana.
Jangan anggap enteng café tenda ini cobalah ngobrol dengan pemiliknya, adik saya yang pernah ngobrol dengan pedagang baso (di ruko kecil) dengan beberapa karyawan, orang ini cukup terbuka ketika ditanya berapa omzet rata-rata perhari dengan datar dia bilang setidaknya sehari dapat jualan 5 juta dengan margin 20% alias sejuta sehari! Sebulan berarti 30 juta. Gaji kami sebagai karyawan swasta yang petatang petetenteng pakai laptop dari jatah kantor paling manager yang bergaji sebesar itu. Menang gaya doang penghasilan tukang baso! Bahkan saya sendiri jauh di bawah itu! Menang melek teknologi, wawasan, pakai seragam, perusahaan bonafid (perusahaannnya ingat!) kalau duit alias gaji gak bisa diadu sama tukang baso sekalipun, menyedihkan! Di sekitar tempat tinggal banyak café tenda ini mulai yang ala kadarnya sampai yang bertema tertentu.
Bukan menggurui atau melenceng dari jalur pendidikan yang ditempuh tapi realitasnya ilmu apa yang dipakai selama di bangku sekolah/kuliah semua buku masuk dus dan ditaruh entah di mana. yang mana yang dipakai?, tentu begitu pertanyaannya, apa behenti saja kuliah? Tentu tidak juga demikian, memang iklim pendidikan di negeri ini masih seperti ini. Text book, kurang sekali yang membuka kelas wirausha. Wirausaha juga tentu bukan tanpa resiko, bisa menghasilkan tapi belumtentu bisa menjual dan me-manage-nya. karena jadi karyawan dengan gaji tertentu sangatlah nyaman selain rendah resikonya, tapi begitu di PHK atau pensiun bingung mau usaha apa? Usaha sampingan (bukan KORUPSI ya!) sangat penting dikembangkan sambil kerja sebagai karyawan dan jangan hanya satu saja, 2 atau tiga, jatuh bangun, rugi, janganlah berhenti. Coba terus sampai punya pijakan lain selain jadi orang gajian.
Pertanyaan berikutnya usaha apa? Bidang apapun bisa dikembangkan dan ditekuni terutama yang hobby, kenapa karena kita bisa menikmati pekerjaannya. Seperti di Bogor atau daerah yang air cukup melimpah dan subur sangat cocok untuk agri/pertanian, perikanan. Intinya yang menjadi barang konsumsi sehari-hari. Obat-obatan kenapa banyak yang stress dan stress memicu sakit.
Mau coba jadi selebriti? Sebaiknya perhitungkan dengan matang, contoh nyata program kayak idol/penyanyi yang pakai sms untuk memilihnya di TV, ada yang menghabiskan 8 milyar sampai jadi juara dan dapt kontrak dari perusahaan TV ini sebesar 1 milyar, memang banyak tapi keluarganya sudah kehabisan uang dan tempat tinggal, tekornya kebanyakan dan itu 7 milyar adalah utang keberbagai orang harus dibayar sooner or later! Yang untung provider smsnya dan premium number kaya 6*8*. Entah dalam jangka panjang pemenang ini bisa maju atau tidak. Sekarang merana!
Tapi tetap tahun depan inginnya tidak begitu dahyat efeknya. Semoga!
Sekedar inspirasi Sylvester stalon untuk jadi bintang film laga terkenal sekarang ini. Bapak ini menjajakan script film dengan syarat dia sebagai bintangnya dengan judul Rocky tentang perjuangan petinju. Pertama dia berusaha menulis script tentunya setelah itu menjajak script dengan syarat tadi ke berbagai produser film sampai 1500 kali lebih, saya lupa tepatnya berapakali dan akhirnya dia seperti sekarang ini, tentu dia bukan jenis good looking man untuk ukuran cewek ngomongnya pun cadel. Tapi berhasil! Coba di berhenti di 1499 (kalau angka 1500 kali nyoba tadi benar, yang benarnya lebih dari itu tapi kurang dari 1600 kali), tentu tidak berhasil alias gagal.
Yang kedua cahaya di malam hari dari dari bola lampu, sang penemu pak Thomas Edison mencoba sampai 9999 jenis bahan (ini juga bukan angka persis, sekitar itulah) jadi yang 9998 percobaan itu gagal lah, sia-sia kalau kata kita sih, jawabannya dia ini malah berbeda dari itu, justru katanya saya jadi tahu bahwa bahan yang 9998 itu tidak bisa digunakan untuk bola lampu. Coba saja dia berhenti di angka 9998 tentu kita masih pakai lilin dan lampu templok (andai gak ada yang nyoba, nyatanya ada yang bernama Dr Tesla).
Ya tulisan ini memenang ditujukan untuk pembaca tapi saya pun menjadikannya penyemangat, karena tahun depan mungkin tidak seindah tahun 2007 2008 (sebelum September). Mari gunakan kecerdasan kita. BTW mengenai kecerdasan bawaan lahir kita bisa googling dengan keyword Nedd Herman, beliau ini menemukan cara mengetahui kekuatan kecerdasaan bawaan. Kalau versi Indonesia bisa baca buku “Kubik Leadership” yang lebih diperkaya dengan hasil penelitian dari pengarangnya dan peneliti lainnya.
Untuk pemerintah kita, saya bukan siapa-siapa apalagi anggota DPR (yang bayak dikejar KPK). Tapi sangat berharap untuk mempunyai program seperti target tertentu yang realistis dan melibatkan rakyat dan massif mengerahkan segala kemampuan masyarakat untuk mandiri (memang ada PnPn Mandiri, tapi kurang berasa dan parsial, inisiatif dari masyarakat, rakyat mikir sudah meilih pemimpin yang harusnya wakil yang membela dan memeperbaiki keadaan rakyat), seperti bidang pertanian yang terbengkalai, program yang mengawang-awang seperti sawah sejuta hektar yang entah kayak apa progresnya. Regulasi yang melindungi petani sangat krusial, kenapa mau makan apa pertani yang 33% populasinya malah import yang digerogoti korupsi dan berkualitas rendah, kenapa bukan beras Cianjur yang jelas bagus? Penjaminan harga yang pasti tidak terlalu bebas ditentukan pasar (tengkulak dan spekulan) . Mentalitas aparat yang korup akut perlu ditebas sampai 2 generasi juga pelu segera dirombak kalau tidak dibuat regulasi boleh menerima komisi maksimal 5 % agar tidak jor-joran dilegalkan jangan didiamkan dan hanya mengurusi korupsi kelas teri dan pencuri ayam tapi yang trilyunan bebas dan tidak mengembalikan uang Negara yang notabene rakyat yang membayarnya dari pajak dan macam-macam retribusi (itupun dikorupsi). Eh kampret ini melenggang dengan gagah, bahkan anggota DPR dan aparat yang koruppun demikian, ngeles kiri kanan, jangan heran kalau Pemilu 2009 sepi yang nyoblos (gak ngajak golput lho, bukan takut ditangkap tapi harus punya pilihan karena masih ada yang amanah!)
Kalau tidak dibenahi Negara ini akan jalan mundur dan bahan pelecehan Negara tetangga, coba datang ke Singapura, orang Indonesia tuh cuma dipandang ¼ mata tuh! Peruh curiga. Di Malaysia, Saudi Cuma jadi kuli kasar (memang ada juga yang professional, but they are few in number).
Pemerintah punyalah program jangka pendek dan panjang kayak dulu diberbagai bidang. Sosialisasikan jangan cuma jadi slogan doang, kurangi pungutan liar, mudahkan/perpendek birokrasi! Perbaiki pendidikan jangan jadi bangsa kuli di negeri sendiri keuntungan dibawa orang asing karena perusahan BUMN bagus malah dijual! Agar masa depan lebih dapat diramalkan dan focus.
Friday, November 07, 2008
Mr. Obama bersiaplah menghadapi;
Yahoo Finance said;
- Defisit anggaran USD 1 trilyun dalam beberapa tahun
- Mempersiapkan stimulus di bidang fiskal
- pasar rumah akan terus manurung sampai setidaknya 2010
- Pajak dan bunga bank pada akhirnya harus dinaikan jua
- Perlu kerjasama yang erat atau akan gagal
- Jutaan pemilik rumah akan kehilangan rumahnya
- Pengangguran dapat mencapai 10%
- Pemerintah bukan tidak bisa mengeluarkan negara dari resesi bukan karena kurang keinginan tapi karena kurangnya kekuasaan.
Pak Obama perlu mengetahui kenyataan dengan baik kesalahan karena terlalu menekan masalah dan tantangan. Perlu bersiap menghadapi tahun-tahun yang sangat sulit. Jika dalam 6 bulan belum ada perbaikan maka semua akan menimpakan semua kesalahan pada pak Obama.
Thursday, November 06, 2008
Wednesday, November 05, 2008
Friday, October 17, 2008
Another Crisis?
All of us, surely agry, hopefully not. We have enough....
rekor yang dibuat sbb
1. membuat kolam lumpur terbesar didunia hanya dibangun dalam tempo sesingkat singkatnya dan biaya yang sangat sangat efisien
2. membuat BEI jadi hingar bingar dengan kenaikan saham bumi beserta saham saham group bakrie yg fantastis dan dalam sekejap turun secara fantastis juga
3. menciptakan korban korban yg sebagian jadi sakit jiwa , sebagian sengsara , sebagian jadi orang miskin baru , sebagian kehilangan tempat tinggal dan tempat mencari nafkah,
4.menciptakan entepreneur baru ,sebagian menjadi orang kaya baru , sebagian mendapatkan tempat tinggal baru, mobll baru, pesawat terbang baru
5. pencipta lapangan kerja baru sekaligus pencipta pengangguran baru
6. membantu rumah sakit jiwa dan psikiater mendapatkan pasien baru
7.pencipta eforia dan mimpi mimpi bagi banyak orang
Thursday, October 09, 2008
Menuju Resesi Global
oleh: Sunarsip (Jawa Pos, April 2008)
Pada awal April ini, otoritas Amerika Serikat (AS), baik Federal Reserve (the Fed) dan Menteri Keuangan AS, mengakui bahwa AS dapat terperosok ke dalam resesi akibat krisis di sektor perumahan, kredit, dan keuangan. Tak pelak, akibat pengakuan tersebut, hampir seluruh pasar keuangan global mengalami kejatuhan. Kurs Euro kini setara dengan USD 1,5604 di pasar London.
Di Indonesia sendiri, pada pekan pertama April, IHSG mengalami penurunan indeks terbesar sejak awal 2008. IHSG turun 9,67% atau 239,61 poin dari level penutupan akhir Maret lalu sebesar 2.477,59.
Pertanyaannya, apakah AS sudah mengalami resesi? Apakah dunia juga terseret akibat krisis di AS? Lalu, bagaimana dengan Indonesia sendiri?
Amerika Resesi?
"Resesi" merupakan istilah teknis yang digunakan untuk menjelaskan situasi ekonomi suatu negara yang mengalami penurunan pertumbuhan ekonomi. IMF menggunakan patokan pertumbuhan ekonomi di bawah 3% sebagai tanda resesi. Padahal, berdasarkan proyeksi, AS diperkirakan hanya tumbuh 1,5% pada 2008. Proyeksi inilah yang dipersepsikan AS akan mengalami resesi.
AS telah mengalami enam kali resesi dan dua kali midcycle slowdown. Periode resesi terjadi pada 1930-an, 1974-1975, 1980, 1981-82, dan 2001. Sementara midcycle slowdown, terjadi pada 1986 dan 1995. Penyebab terjadinya resesi umumnya relatif sama, yaitu akibat harga minyak, persoalan kredit macet, dan deflasi aset properti.
Dibanding resesi lain, periode resesi era 1930-an merupakan yang paling dahsyat yang diawali dengan rontoknya pasar modal AS pada 29 Oktober 1929 yang dikenal dengan Black Tuesday.
Penyebab resesi ekonomi 1930-an mirip dengan saat ini, yakni krisis di sektor kredit properti akibat kredit macet yang berimbas ke sektor lain. Mungkin karena kesamaan penyebabnya inilah, George Soros mengatakan, krisis AS saat ini memiliki kemiripan dengan depresi besar 1929. Meski pernyataan Soros agak berlebihan, krisis keuangan di AS saat ini adalah persoalan serius dan harus segera diantisipasi.
Saya berpendapat resesi ekonomi yang terjadi saat ini lebih memiliki kemiripan dengan resesi ekonomi di era 1970-an. Mengapa? Pertama, saat itu harga minyak tidak dapat dipastikan kapan naik atau turun. Kondisi ini sama dengan saat ini, yang harga minyak terus berfluktuasi dan tidak dapat diprediksi kapan situasi ini berakhir.
Kedua, adanya tekanan inflasi dari sisi supply side sehingga mendorong kenaikan pada pos belanja pemerintah. Ketiga, terjadi penurunan secara drastis pada nilai aset properti dan ekuitas.
Berikutnya, keempat, dolar AS mengalami depresiasi terhadap mata uang lain. Pada periode 1970-an, kurs dolar mengalami depresiasi 9%, sedangkan saat ini USD melemah terhadap Euro.
Ketika krisis terjadi di AS akibat kredit macet di sektor perumahan (subprime mortgage) pada pertengahan 2007, sejumlah ekonom menyebut bahwa krisis tersebut hanya terbatas pada sektor keuangan. Kini, krisis di AS telah terasa di sektor riil, berupa terganggunya kegiatan ekonomi riil. Konsumen juga sudah mengurangi belanja. Pengurangan ini sudah terasa berupa peningkatan pengangguran. Tingkat pengangguran AS saat ini mencapai 4,8% dan masih berpotensi meningkat. Kelesuan ekonomi AS telah menurunkan konsumsi barang-barang elektronik, mesin-mesin untuk produksi.
Untuk menggambarkan krisis di AS saat ini sudah masuk ke dalam resesi atau belum, biasanya digunakan indikator industrial production, employment, real income, dan wholesale retail trade. Berdasarkan hal-hal yang terjadi di AS di atas, dapat disimpulkan bahwa meski tidak separah pada era 1930-an, AS saat ini memang sedang mengarah ke resesi, yang lebih buruk dibandingkan pada era 1980-an dan 1990-an.
Bersiaplah
Selama ini resesi yang terjadi di AS ikut menyeret negara lain, baik dari kelompok negara maju maupun lainnya. Berdasarkan perhitungan staf IMF, kelompok negara maju mengalami koreksi perlambatan 2% dan Amerika Latin turun 1,7% selama lima kali resesi yang terjadi di AS sejak 1970.
Kondisi ini menggambarkan bahwa sebagai kekuatan ekonomi terbesar di dunia, apa pun aktivitas ekonomi di AS dapat memengaruhi ekonomi negara-negara lain, baik secara langsung maupun tidak langsung. Karena itu, isu mengenai kemungkinan resesi AS harus menjadi sorotan global.
Saat ini pun krisis di AS telah terbukti ikut menyeret negara lain. Krisis di AS telah menurunkan aktivitas bisnis di Jepang, Eropa, dan juga seluruh dunia. Hal ini antara lain tecermin dari berbagai proyeksi ekonomi dunia yang terus menurun. Kecuali China dan India yang diproyeksikan akan tumbuh di atas 8%, IMF memprediksikan pertumbuhan ekonomi dunia hanya tumbuh 3,7%. Sementara itu, Bank Pembangunan Asia (ADB) memproyeksikan Indonesia hanya mampu tumbuh 6%, lebih rendah dibandingkan target yang ditetapkan pemerintah sebesar 6,4%.
Di negara berkembang, dampak krisis sudah terasa dalam bentuk melemahnya ekspor ke negara maju, termasuk ke AS. Ekspor Jepang ke AS juga mulai lesu. Kelesuan ekonomi global juga memukul dunia, termasuk negara berkembang dari sisi lain.
Kelesuan itu tidak saja menekan ekspor, tetapi juga munculnya kenaikan harga-harga pangan. Kenaikan harga-harga pangan terjadi karena investor dunia, yang biasa aktif di pasar keuangan, kini memasuki bursa komoditas, yang dianggap sebagai lahan baru investasi. Akibatnya, peningkatan harga-harga pangan kini mendera semua negara di dunia.
Pertanyaannya, persiapan apa yang harus dilakukan untuk mengantisipasi dan mencegah agar resesi ekonomi di AS tidak berimbas secara besar bagi perekonomian dunia, dan khususnya bagi Indonesia.
Perlu diketahui, krisis ini tidak bisa ditangani secara parsial oleh negara yang terkena imbas dari krisis di AS. Semua negara harus terlibat dalam upaya meredam gejolak krisis ini. Karena itu, adalah tepat permintaan Presiden Bank Dunia Robert Zoellick agar negara maju bahu-membahu mengatasi kesulitan negara berkembang, khususnya bantuan pangan untuk negara yang terancam malnutrisi.
AS juga harus sadar bahwa krisis keuangan yang mengarah pada resesi ekonomi adalah buah kebijakan sektor keuangannya yang tidak prudent dan terlalu bebas. Gejolak pasar keuangan global tidak akan bisa diatasi hanya dengan menurunkan suku bunga atau menyuntikkan dana-dana ke sistem perbankan global. Ini mengingat, gejolak keuangan global terjadi karena aktivitas sektor keuangan yang liar dan beroperasi di luar kendali.
Bagaimana dengan Indonesia? Indonesia relatif sedikit terpengaruh dari imbas krisis di AS tersbeut. Terbukti, proyeksi ekonomi Indonesia masih di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi dunia. Namun, bila krisis keuangan ini tidak diatasi dengan baik, dampaknya pun bisa berimbas ke sektor riil.
Faktanya, akibat lesunya kondisi pasar keuangan kita, sejumlah perusahaan (swasta dan BUMN) telah menyatakan menunda untuk raising fund dari pasar modal, baik melalui IPO maupun penerbitan obligasi.
Untuk mencegah kelesuan di sektor keuangan agar tidak berimbas ke sektor riil, pihak otoritas perlu memperkuat regulasi di sektor riil untuk mendukung peningkatan kapasitas produksi serta memperketat aktivitas investasi di pasar uang yang berbau spekulatif.
Sunarsip, ekonom, kepala The Indonesia Economic Intelligence (IEI) dan dosen di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), Departemen Keuangan RI. (Jawa Pos Online)
.jpg)